Keajaiban Belajar

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Keajaiban Belajar

Efek Dahsyat Pujian

E-mail Print PDF

Nabi Muhammad adalah seorang pemimpin yang obral pujian. Tak ada sahabat yang di
dekatnya kecuali ia sematkan pujian. Efeknya sungguh luar biasa. Sahabat-sahabatnya
tampil sebagai generasi terbaik dalam sejarah Islam.
Anda tahu Umar bin Khattab? Dialah salah satu sahabat yang sering berbeda
pendapat dan memiliki ide di luar mainstream. Bukan cercaan yang Nabi sematkan
padanya, tapi ungkapan indah yang tak akan Umar lupakan, “Jika ada Nabi sesudahku, dia
adalah Umar…!”
Ketika banyak orang tak percaya, Abu Bakar percaya. Ketika Isra' Mi'raj membuat
banyak orang makin tidak percaya. Abu Bakar tetap percaya. Maka tanpa ragu, Muhammad
memujinya, “Jika iman Abu Bakar ditimbang dengan seluruh umat, iman Abu Bakar akan
lebih berat.”
Ali bin Abi Thalib adalah sahabat yang sangat pintar menjawab pertanyaan yang
diajukan orang padanya. Tak salah jika Nabi memujinya: “Akulah sang gudang ilmu, Ali
adalah pintunya. Usman bin Affan, sahabat yang amat pemalu pun tak luput dari
pujiannya. “Malaikat malu mencatat dosanya…” Kemudian Khalid bin Walid, panglima
perang yang tak terkalahkan di medan laga disematkan pujian 'Pedang Allah' dan
seterusnya. Anda bisa baca lengkap dalam cerita-cerita Sahabat Nabi.

Sumber : Buku Keajaiban Belajar, Halaman 80

Ya.. pujian sangatlah dapat meningkatkan potensi manusia. Itulah mengapa Rasululullah Muhammad SAW mencontohkan memberi pujian dalam tiap pencapaian yang dilakukan para sahabat. Selain dapat memberi semangat, ternyata sugesti positif dari setiap pujian yang diberikan akan dapat menyadarkan kekurangan dan memperbaikinya.


Bagaimana sebuah pujian dapat menyadarkan sebuah kekurangan?
Dengan mendapatkan suntikan kalimat positif, maka otak akan merekam pesan tersebut dalam sebuah memori jangka panjang yang biasa kita sebut LONG TERM MEMORY. Semua pesan audio, visual, yang pernah terdengar, terlihat, terasa dan teraba oleh indra akan selalu dapat di simpan dalam memori ini. Hanya saja sistematika otak yang membuang info-info yang tidak dibutuhkan yang akan membuang data-data yang telah tersimpan.
Dengan pujian, otak merekam sugesti itu dan manusia pada dasarnya adalah makhluk yang fithrah dimana fithrah atau kesucian ini selalu menerima yang baik-baik dari lingkungannya dan membedakan yang tidak baik untuk tidak di ikuti. Sugesti tersebut akan mendorong stimulus otak untuk dapat menyesuaikan diri dengan input sugesti tersebut.


Contohnya adalah pada usia balita, anak yang sering mendapat pujian dan kata positif dalam setiap perilakunya akan lebih terdorong untuk berbuat yang lebih baik. Karena itu merupakan dampak pola pikir mereka yang masih polos. Begitupun pada usia dewasa, pola pikir tersebut akan selalu ada karena secara tidak sadar telah terbentuk pola pikir yang "berbuat lebih saat dipuji", maka akan sangat baik dampaknya jika pujian itu terus dilakukan tidak hanya saat masih dalam usia balita tetapi juga saat seseorang melakukan tindakan positif dalam usia apapun

 

Milikilah Cita-Cita

E-mail Print PDF

Tahukah Anda bahwa tak banyak orang yang mempunyai

cita-cita? Atau jika pun punya, tak jarang cita-cita mereka

teramat sederhana untuk makhluk sehebat manusia. Coba

Anda datangi ibu-ibu pedagang sayur atau buah di pasar, dan

tanyakan harapannya? Jangan kaget jika ia hanya berharap hari ini dan esok bisa makan.

Mahasiswa pun tidak lebih besar cita-citanya. Coba sesekali wawancara mereka. Tak

sedikit yang hanya berharap dapat kerja apa saja asal tidak nganggur…. Jika pendapat 

Read more...
 

Kunci Termahal di Tangan Manusia

E-mail Print PDF

“Jika engkau ingin dunia, raihlah dengan ilmu.

Jika engkau ingin akhirat raihlah dengan ilmu.

Jika engkau ingin meraih keduanya, raihlah dengan ilmu”

 

Manusia adalah makhluk paling istimewa dalam sejarah peradaban alam semesta. Tuhan Sang Perkasa tidak menciptakannya untuk main-main. Dia menyediakan semuanya untuk manusia.

“Maka apakah kamu mengira bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main saja…?”

(QS. Al Mu'minun : 115).

 

Sejarah manusia diawali dari Adam yang sekaligus dilantik menjadi Nabi. Sebelum turun ke bumi, Tuhan telah membekalinya dengan ilmu sebagaimana dipresentasikan di hadapan barisan malaikat nan suci.

Kemudian  manusia terus berkembang yang kemajuannya kita ketahui dari berbagai kitab suci agama samawi (langit).  Seperti  kisah kecerdasan Nabi Nuh yang merancang kapal untuk menghadapi banjir dahsyat. Kemudian kejeniusan Nabi Yusuf mengelola ekonomi Mesir  dan kepiawaian Nabi Sulaiman memanajemen kerajaan manusia dan binatang sekaligus. 

Read more...
 

SBS is a Miracle

E-mail Print PDF

 

 

Oleh : Ega Vansela, Grandbook SBS Palembang

Miracle. Ya Keajaiban Dunia. Dunia ini indah, luas dan berwarna-warni….. Pernah kebayang jadi keajaiban dunia yang mampu menghias dunia ??? Atau bisakah kita merubah dunia ? Sudah kenal Sang Bintang School ?? atau Kampoenk Jenius? Ya, ok lah ada yang bilang sudah tapi kok lebih banyak yang jawab belum kenal ya. Wah wah wah ada apa dan bagaimana bisa sih hari gini belum kenal SBS apalagi Kampoenk Jenius!!

Read more...
 

Islam : Masa Lalu Nan Cemerlang

E-mail Print PDF

“Jika engkau ingin dunia, raihlah dengan ilmu.

Jika engkau ingin akhirat raihlah dengan ilmu.

Jika engkau ingin meraih keduanya, raihlah

dengan ilmu”

Manusia adalah makhluk paling istimewa dalam sejarah peradaban alam semesta.

Tuhan Sang Perkasa tidak menciptakannya untuk main-main. Dia menyediakan

semuanya untuk manusia.

“Maka apakah kamu mengira bahwa sesungguhnya Kami

menciptakan kamu secara main-main saja…?”

(QS. Al Mu'minun : 115).

Sejarah manusia diawali dari Adam yang sekaligus dilantik menjadi Nabi. Sebelum

turun ke bumi, Tuhan telah membekalinya dengan ilmu sebagaimana dipresentasikan di

hadapan barisan malaikat nan suci.

Read more...
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 3